Microraptor


Microraptor
Rentang waktu: Kapur Awal, 120 jtyl
Fosil holotipe Microraptor, Microraptor gui, dengan panah yang menunjukkan lokasi impresi (cetakan) bulu
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: Saurischia
Klad: Theropoda
Famili: Dromaeosauridae
Klad: Microraptoria
Genus: Microraptor
Xu et al., 2000
Spesies tipe
Microraptor zhaoianus
Xu et al., 2000
Other species
  • M. gui Xu et al., 2003
  • M. hanqingi Gong et al., 2012
Sinonim
  • Cryptovolans Czerkas et al., 2002
  • "Tetrapterornis" Miller, 2004 (nomen nudum)[1]

Microraptor (Dari Yunani, μικρός, mīkros: "kecil"; Latin, raptor: "dia yang menangkap") adalah sebuah genus dari dinosaurus dromaeosaurid bersayap empat. Fosil yang terawetkan dengan baik dari genus ini ditemukan dari batuan Kapur Awal (kala Aptium) sekitar 125 hingga 120 juta tahun lalu pada Formasi Jiufotang, Liaoning, Tiongkok. Dari genus Microraptor, tiga spesies sudah dinamai (M. zhaoianus, M. gui, and M. hanqingi). Namun, studi lanjutan menyarankan bahwa ketiga spesies tersebut merepresentasikan variasi pada satu spesies, yang disebut dengan M. zhaoianus. Cryptovolans, awalnya dideskripsikan sebagai dinosaurus bersayap empat lainnya, umumnya dianggap sebagai sinonim dari Microraptor.[2]

Seperti Archaeopteryx, fosil-fosil dengan pengawetan baik dari Microraptor memberi bukti penting mengenai hubungan evolusioner antara burung dan dinosaurus. Microraptor memiliki bulu pena (pennaceous feather) panjang yang membentuk permukaan aerodinamik pada bagian lengan, ekor dan kaki. Hal tersebut emmbuat paleontolog Xu Xing pada 2003 untuk mendeskripsikan spesimen pertama yang mengawetkan fitur tubuh ini sebagai "dinosaurus bersayap empat" dan berspekulasi bahwa mereka mungkin meluncur (seperti pada bajing terbang) dengan keempat lengannya. Studi setelahnya menyarankan bahwa Microraptor mampu untuk terbang.

Microraptor merupakan salahsatu dinosaurus non-avialan yang paling umum dijumpai pada ekosistemnya, sementara genusnya direpresentasikan dengan lebih banyak fosil daripada dromaeosaurid lainnya, dengan kemungkinan lebih dari 300 spesimen fosil yang tersebar pada berbagai koleksi museum.

Referensi

  1. ^ Miller, Z.M. (2004). "A new phylogeny of Dromaeosauridae". Student Showcase Journal, University of Alaska Anchorage. 20: 123–158.
  2. ^ Senter, P.; Barsold, R.; Britt, B.B.; Burnham, D.A. (2004). "Systematics and evolution of Dromaeosauridae (Dinosauria, Theropoda)". Bulletin of the Gunma Museum of Natural History. 8: 1–20.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.