Operasi Exodus

Operasi Exodus
Bagian dari Perang Dunia II
Mantan tawanan perang Britania menaiki pesawat Lancaster
Mantan tawanan perang Britania bersiap menaiki pesawat pengebom berat Avro Lancaster dari Skuadron No. 582 RAF di Lübeck, Jerman, Mei 1945.
LokasiJerman, Belgia, Prancis, dan Britania Raya
53°52′N 10°41′E / 53.867°N 10.683°E / 53.867; 10.683
PerencanaAngkatan Udara Britania Raya
PemimpinKomando Pengebom RAF
TujuanRepatriasi udara bagi tawanan perang Britania
Tanggal03 April 1945 (1945-04-03)31 Mei 1945 (1945-05-31)
Dieksekusi olehKomando Pengebom RAF
HasilKeberhasilan repatriasi sekitar 75.000 mantan tawanan perang Britania ke Britania Raya[1]
Korban2 kecelakaan yang mengakibatkan 61 korban jiwa (lihat bagian Korban)

Operasi Exodus adalah sebuah operasi skala besar yang dilakukan oleh Angkatan Udara Britania Raya pada April dan Mei 1945 untuk memulangkan tawanan perang Britania yang dibebaskan pada tahap-tahap akhir Perang Dunia II.[2] Direncanakan dan dilaksanakan oleh Komando Pengebom RAF, operasi ini menggunakan pesawat pengebom berat Avro Lancaster yang telah dimodifikasi serta pesawat lainnya untuk menjemput para mantan tawanan dari lapangan udara di Jerman, Belgia, dan Prancis, lalu mengembalikan mereka ke pusat-pusat penerimaan di Britania Raya.

Pada awal Mei, hingga lima ratus orang per hari melewati lapangan udara pengumpulan utama di Juvincourt, dan pada akhir bulan tersebut, sebanyak sekitar 3.500 penerbangan telah mengembalikan kurang lebih 75.000 mantan tawanan ke Britania.[1] Meskipun operasi ini berhasil diselesaikan dengan sukses, dua pesawat hilang dalam kecelakaan yang mengakibatkan enam puluh satu korban jiwa.

Latar belakang

Menyusul pembebasan Eropa oleh pasukan Sekutu, muncul kebutuhan mendesak untuk segera memulangkan ratusan ribu mantan tawanan perang Britania yang baru saja dibebaskan.[3] Sebagai tanggapannya, komando RAF memilih untuk mengalihfungsikan pesawat pengebom Lancaster menjadi pesawat angkut untuk misi vital ini, yang masing-masing dikonfigurasi untuk mengangkut 24 orang bersama dengan jumlah awak minimal.[4]

Lapangan udara penerimaan yang dipilih untuk penerbangan repatriasi ini meliputi Westcott, Oakley, Cosford di Shropshire, Dunsfold di Surrey, dan Wing di Buckinghamshire. Selain itu, lapangan udara pengumpulan yang ditunjuk didirikan di Lübeck, Jerman, Brussel, Belgia, dan Juvincourt, Prancis.[4]

Operasi

Avro Lancaster dari Pasukan Pathfinder Skuadron No. 635 RAF di Lübeck, Jerman, pada 11 Mei 1945 bersama para mantan tawanan perang yang hendak direpatriasi.

Operasi dimulai dengan diterimanya perintah di RAF Oakley, Buckinghamshire, pada 2 April 1945, yang menginstruksikan persiapan kedatangan 300 tawanan perang yang direpatriasi dan dijadwalkan mendarat melalui udara pada pukul 11.00. Persiapan ekstensif dilakukan untuk menyambut kedatangan mereka sampai akhirnya kedatangan tersebut ditunda hingga hari berikutnya. Pada 3 April, tujuh pesawat Dakota mendarat membawa para tawanan perang yang direpatriasi, dan pada akhir bulan tersebut, sebanyak 72 pesawat bermesin ganda Douglas Dakota telah mengangkut 1.787 orang.[5]

Pada bulan berikutnya, yaitu Mei 1945, sejumlah besar personel dengan total 15.088 orang diterbangkan kembali menggunakan berbagai jenis pesawat, termasuk 443 Avro Lancaster, 103 Dakota, 51 Handley Page Halifax, 31 Consolidated B-24 Liberator, 3 Short Stirling, 3 Lockheed Hudson, dan 2 Boeing B-17 Flying Fortress.[6]

Pada 8 Mei 1945, Skuadron No. 405 menerbangkan sepuluh pesawat Lancaster milik mereka yang mengangkut mantan tawanan perang, berangkat dari Brussel menuju RAF Westcott di Buckinghamshire.[7] Skuadron yang sama melanjutkan keterlibatannya dengan delapan pesawat tambahan, membawa kembali para mantan tawanan dari Lübeck, Jerman, pada 9 dan 10 Mei 1945. Misi terakhirnya dalam operasi ini berlangsung pada 15 Mei, dengan tujuh pesawat membawa kembali 360 tawanan dari lapangan udara Juvincourt di dekat Reims, Prancis, ke Buckinghamshire.[8] Pada saat yang sama, Skuadron No. 617 berangkat pada Hari VE, 8 Mei, ke Brussel melalui Juvincourt,[9] berkontribusi pada masuknya 500 orang per hari melalui Juvincourt saja.[10]

Antara 10 dan 11 Mei, Skuadron No. 550 melaksanakan empat puluh delapan misi antara Brussel dan Westcott.[7] Pada 14 Mei, Skuadron No. 619 terbang kembali dari Lille, Prancis.[11] Di sepanjang keseluruhan operasi, sebanyak 469 misi dilaksanakan, memfasilitasi pemulangan 75.000 mantan tawanan perang.[10][12]

Korban

Pada 9 Mei, sebuah pesawat Lancaster dari Skuadron No. 514 jatuh di antara Westbeach dan Juvincourt, menewaskan tiga puluh orang di dalamnya.[13]

Kecelakaan kedua terjadi selama operasi tersebut yang melibatkan Skuadron No. 149, yang sedang mengangkut tawanan perang Sekutu yang dibebaskan dari Reims, Prancis, ke Inggris. Landasan gelinding lapangan udara di Reims, yang awalnya dirancang untuk pesawat tempur, terlalu sempit untuk pesawat pengebom berat, dan roda dari salah satu pesawat menghantam pancang yang menahan lantai pelat baja berlubang.[perlu dijelaskan] Kerusakan ban yang diakibatkannya menyebabkan pesawat jatuh, menewaskan seluruh tiga puluh satu penumpang dan awak pesawat.[14]

Referensi

  1. ^ a b Flintham, V. (2008). High Stakes: Britain's Air Arms in Action 1945–1990. Pen & Sword Aviation. hlm. 241. ISBN 978-1-84415-815-7.
  2. ^ Clutton-Brock, Oliver (19 Agustus 2003). Footprints on the Sands of Time: RAF Bomber Command Prisoners of War in Germany 1939–1945 (dalam bahasa Inggris). Grub Street Publishing. hlm. 143–155. ISBN 978-1-909166-30-1.
  3. ^ "Operation Exodus". RAFStories. 28 Mei 2020.
  4. ^ a b Bacon, Victoria Panton, ed. (2020). Remarkable Journeys of the Second World War: A Collection of Untold Stories. History Press. hlm. 1945. ISBN 978-0-7509-9590-0.
  5. ^ "Exodus (ii)". Operations & Codenames of WWII. 31 Mei 1945.
  6. ^ Mills, G.; Knowles, D. (2022). RAF and USAAF Airfields in the UK During the Second World War: A Complete Gazetteer. Fonthill Media. hlm. 1967.
  7. ^ a b Redding, T. (2015). Bombing Germany: The Final Phase: The Destruction of Pforzhelm and the Closing Months of Bomber Command's War. Pen & Sword Books. hlm. 1-PT371. ISBN 978-1-4738-5046-0.
  8. ^ Sullivan, C. (2015). Trials and Tribulation: The Story of R.A.F. Gransden Lodge. Matador. hlm. 226. ISBN 978-1-78462-233-6.
  9. ^ Cooper, A.W. (2013). Beyond the Dams to the Tirpitz: The Later Operations of the 617 Squadron. Pen & Sword Books. hlm. 173. ISBN 978-1-78346-909-3.
  10. ^ a b Last of the Lancasters. Pen and Sword. 30 November 2014. ISBN 978-1-78383-174-6.
  11. ^ Plannthin, M. (2017). Britain's Victory, Denmark's Freedom: Danish Volunteers in Allied Air Forces During the Second. Fonthill Media. hlm. 140.
  12. ^ Armstrong, C. (2021). RAF Bomber Command at War, 1939–1945. Pen & Sword Books. hlm. 195. ISBN 978-1-5267-0053-7.
  13. ^ "Operation Exodus in the Second World War 1939–1945". The Wartime Memories Project -. 16 Agustus 2019.
  14. ^ Cunningham, P. (2012). The Fear in the Sky: Vivid Memories of Bomber Aircrew in World War Two. Pen & Sword Books. hlm. 30. ISBN 978-1-78303-630-1.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.