Sanghyang Deling
Sanghyang Deling (kadang ditulis Sang Hyang Deling) adalah salah satu jenis tarian sakral Tari Sanghyang.[1] Tarian ini berasal dari daerah sekitar Danau Batur, terutama di wilayah Kintamani, Kabupaten Bangli. Tarian ini mengundang roh suci Dewi Sri sebagai Dewi Kesuburan untuk merasuki tubuh penari. Tarian ini dimaksudkan sebagai ritual penolak bala terhadap wabah penyakit dan bencana, memohon keselamatan dan kesuburan tanaman pertanian. Deling berasal dari Bahasa Bali yang berarti boneka kecil.
Asal-usul dan Sejarah
Kala itu, ada sebuah pawisik atau petunjuk dari leluhur untuk memohon keselamatan kepada Ida Bhatara yang menyungsung Sanghyang Deling di Pura Dadia Pande Sesana di Desa Abangsongan, Bangli. Setelah diikuti petunjuk itu, berbagai penyakit bisa tersembuhkan dan tamanan subur. Sejak tahun 1958, pertunjukan ini rutin telah dilaksanakan setiap Kajeng Kliwon atau lima belas hari sekali.[2]
Pertunjukan
Tari Sanghyang Deling dibawakan oleh para gadis remaja.[3] Tarian ini menggunakan sebatang pepohonan yang dipegang penari. Batang tersebut dihubungkan dengan seutas benang dan digantungkan dua buah deling yang dibuat dari daun lontar. Boneka-boneka akan menari dengan cara digerakkan oleh anak-anak.[4]
Semakin kencang dan cepat gerakan dari deling tersebut menandakan penarinya telah kemasukan roh. Tarian ini diiringi dengan kidungan atau nyanyian paduan suara Sanghyang Gending. Terkadang, diiringi oleh gamelan.[5] Tarian ini mirip dengan Sanghyang Dangkluk yang berasal dari Tabanan.[2]
Sebelum pertunjukan ditampilkan, serangkaian upacara harus dijalankan oleh Sekaa Sangyang Deling untuk meminta restu. Tiga hari sebelumnya ada pengulem yang berisi beras, canang, dan uang. Sebelum berangkat, dihaturkan pejati di tempat pelaksanaan. Terakhir adalah upacara segeh agung.[6]
Keunikan
Tarian ini harus dilakukan dengan posisi menghadap gunung, yakni di sebelah utara, sehingga terpaksa membelakangi penonton.[7] Jero Wacik Ketut Sedana dan Jero Dasaran Ketut Sejaya disebut sebagai tetunggu atau pemegang dua kayu tombak tempat menggantung deling dalam ritual tersebut. Tidak sembarang orang bisa menjadi tetunggu.
Daftar referensi
- ^ Bali, Gusti (2011-11-21). "Sanghyang Dance - The Sacred Dance". Gusti Bali Tours (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-17.
- ^ a b "Tangan Tetunggu Sanghyang Deling Sontak Bergetar". Tribun-bali.com. Diakses tanggal 2025-11-17.
- ^ Wijaya, I. Ketut. "Sanghyang Deling Dance (Tari Sanghyang Deling Bali)". Diakses tanggal 2025-11-17.
- ^ "Performance Sanghyang Deling". BASAbaliWiki (dalam bahasa Inggris). 2022-08-01. Diakses tanggal 2025-11-17.
- ^ "Tari Sanghyang Deling » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2025-11-17.
- ^ "The Dancing Divine Dolls of Kintamani: Unveiling the Spirit of Tari Sanghyang Deling". whatsnewindonesia.com (dalam bahasa Inggris). 2025-02-25. Diakses tanggal 2025-11-17.
- ^ "Tangan Tetunggu Sanghyang Deling Sontak Bergetar". Tribun-bali.com. Diakses tanggal 2025-11-17.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.