Tanur

Tanur pembuatan arang, California

Tanur[1] adalah suatu alat sejenis oven berukuran besar, berupa ruangan dengan penyekat termal yang dapat dipanaskan hingga mencapai suhu tertentu, untuk menyelesaikan tugas atau proses tertentu seperti pengeringan, pengerasan, atau perubahan kimiawi. Berbagai industri dan perdagangan memanfaatkan berbagai jenis dan bentuk tanur, misalnya untuk mengolah tanah liat menjadi gerabah, batu bata, keramik dan lain-lain.[2] Juga untuk memproses bijih logam, batu gamping, pembuatan semen, pengeringan kayu, dan sebagainya.

Etimologi

Kata tanur dipinjam dari bahasa Arab, تَنُّوْرٌ tannūr;[1] yang pada gilirannya diambil dari bahasa Persia tanur, dari bahasa Akkadia tinūru (𒋾𒂟), di mana tin berarti 'lumpur' dan nuro/nura berarti 'api'. Kata bahasa Akkadia tersebut mengacu pada pasu tanur yang populer sebagai alat masak pembuat roti makanan sehari-hari di wilayah Asia Selatan, Tengah, Barat, hingga wilayah Tanduk Afrika.

Jenis

Tanur ignisi

Tanur ignisi atau tanur sumbu bakar adalah tanur yang digunakan pada peleburan logam ferro dan peleburan besi kasar dengan memanfaatkan seluruh panas pembakaran. Peleburan dilakukan dengan menggunakan panas pembakaran dari hasil reaksi eksotermis yang mereduksi oksida-oksida logam. Bahan pereduksinya yaitu sisilium dan aluminium. [3] Sisilium digunakan untuk membuat ferro-molibden, sedangkan aluminium digunakan untuk membuat ferovanadium, ferro-titanium, ferro-niobium, dan ferro-bor. Tanur ignisi juga dapat digunakan untuk membuat ferro-wolfram dan ferokrom, tetapi harus dalam keadaan murni.[4]

Metode peleburan

Metode hilang pijar

Metode hilang pijar memanfaatkan tanur untuk menghilangkan bahan organik dari suatu sampel melalui pembakaran pada suhu 450–550 oC. Pembakaran berlangsung selama 4–8 jam. Nilai bahan organik yang dihilangkan dihitung melalui berat sampel sebelum pembakaran dikurangi dengan berat sampel setelah pembakaran.[5]

Rujukan

  1. ^ a b KBBI Daring: tanur, diakses tgl. 18/xi/2024
  2. ^ "Brick making kilns" (PDF). Diakses tanggal 2012-05-20.
  3. ^ Kerkhoven 2019, hlm. 148.
  4. ^ Kerkhoven 2019, hlm. 149.
  5. ^ Rustam, dkk. (ed) (2019). Pedoman Pengukuran Karbon di Ekosistem Padang Lamun (PDF). Bandung: ITB Press. hlm. 32. ISBN 978-602-0705-55-2. {{cite book}}: |last= mempunyai nama umumPemeliharaan CS1: Status URL (link)

Daftar pustaka

  • Kerkhoven, Sofyan Asmadiredja (2019). Elektro Metalurgi Besi-Baja dan Paduan Besi: Peleburan Besi, Baja dan Logam Non-Ferrous dalam Tanur-tanur Listrik/Elektro. Bandung: Alfabeta. ISBN 978-602-289-529-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.