Wu wei
| Wu wei | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nama Tionghoa | |||||||||||||||
| Hanzi tradisional: | 無為 | ||||||||||||||
| Hanzi sederhana: | 无为 | ||||||||||||||
| |||||||||||||||
| Nama Jepang | |||||||||||||||
| Kanji: | 無為 | ||||||||||||||
| Hiragana: | むい | ||||||||||||||
| |||||||||||||||
| Nama Korea | |||||||||||||||
| Hangul: | 무위 | ||||||||||||||
| Hanja: | 無爲 | ||||||||||||||
| |||||||||||||||
| Nama Vietnam | |||||||||||||||
| Vietnam: | vô vi | ||||||||||||||
| Bagian dari seri tulisan mengenai |
| Taoisme |
|---|
| Portal Taoisme |
Wu wei (Hanzi tradisional: 無為; Hanzi sederhana: 无为; Pinyin: wúwéi; Jyutping: mou4-wai4) adalah sebuah konsep kuno dalam filsafat Tiongkok yang secara harfiah berarti "tanpa tindakan" atau "ketiadaan gerak". Istilah ini dikenal luas sebagai gagasan utama dalam Taoisme, yang menggambarkan hakikat dari Tao itu sendiri, bahwa meskipun Tao adalah sumber dari segala keberadaan dan menjadi dasar bagi munculnya seluruh fenomena, sifat sejatinya tetap tanpa bentuk, tanpa gerak, tak berubah, tak berwaktu, dan tak tercipta.[1][2][3][4][5]
Istilah ini ditafsirkan dan diterjemahkan dengan berbagai cara seperti "ketiadaan tindakan", "tidak bertindak", "tanpa upaya", atau "tindakan tanpa usaha".[6][7] Sebagian penafsir memahaminya sebagai keadaan harmoni batin di mana tindakan mengalir bebas tanpa paksaan. Dalam konteks politik, istilah ini juga merujuk pada bentuk atau prinsip pemerintahan yang ideal, yakni kekuasaan yang memerintah tanpa menindas, yang menuntun tanpa memaksa.[8]
Gagasan wu wei telah muncul sejak masa Periode Musim Semi dan Gugur, dengan jejak awalnya ditemukan dalam karya sastra klasik seperti Shijing (Kitab Puisi).[9] Konsep ini kemudian memperoleh tempat penting dalam Analek Konfusius,[10] menghubungkan etika Konfusianisme yang menekankan moralitas praktis dengan suatu keadaan batin yang menyatukan niat dan tindakan dalam keselarasan alamiah.[11]
Pada akhirnya, wu wei menjadi konsep sentral dalam legalisme maupun Taoisme, dalam Taoisme, ia dipahami sebagai prinsip keselarasan dengan Dao dalam tindakan dan niat, suatu cara hidup yang menghindari pemaksaan atau percepatan yang bertentangan dengan tatanan alami semesta.
Sinolog Jean François Billeter menggambarkan wu wei sebagai "keadaan pengetahuan sempurna, pemahaman total tentang kesatuan antara situasi dan pengamatnya, keampuhan tanpa cela, dan terwujudnya ekonomi energi yang sempurna."
Referensi
- ^ Tao Te Ching - Bab 37: "Dao berdiam dalam ketidakbertindakan, tetapi tiada sesuatu pun yang tidak Ia kerjakan." 道常無為而無不為。
- ^ Beberapa terjemahan lain dari 道常無為而無不為 dalam Bab 37 Tao Teh Ching:
(Chan): "Tao senantiasa tidak bertindak, tetapi tiada yang tak terselesaikan."
(Lau): "Jalan tidak pernah bertindak, tetapi tiada yang tertinggal tanpa terselesaikan." - ^ Sifat Tao sebagaimana digambarkan dalam Bab 25 Tao Teh Ching:
Ada sesuatu yang tak terbedakan tetapi sempurna.
Yang telah ada sebelum langit dan bumi.
Tanpa suara dan tanpa bentuk.
Berdiri sendiri, tak bergantung pada apa pun, dan tak berubah.
Ia bekerja di mana-mana dan tak pernah dalam bahaya.
Dapat disebut sebagai Ibu dari alam semesta.
Aku tak tahu namanya; maka kusebut ia Tao. - ^ Terjemahan lain dari : "Ada sesuatu yang tak terdefinisi tetapi sempurna, yang muncul sebelum Langit dan Bumi. Betapa hening dan tanpa bentuknya, berdiri sendiri, tak berubah, menjangkau segala sesuatu dan tak pernah habis! Ia dapat dianggap sebagai Ibu dari segala sesuatu. Aku tak tahu namanya, maka kusebut ia Tao (Jalan atau Arah)."
- ^ Sifat Tao sebagaimana dijelaskan dalam Bab 14 Tâo Teh King: "Kita memandangnya, tetapi tak dapat melihatnya, maka kita menyebutnya 'Yang Merata.' Kita mendengarnya, tetapi tak dapat mendengarnya, maka kita menyebutnya 'Yang Tak Terdengar.' Kita mencoba menggenggamnya, tetapi tak dapat meraihnya, maka kita menyebutnya 'Yang Halus.' Dengan tiga sifat ini, ia tak dapat dijelaskan dengan kata-kata; karenanya, kita menyatukannya dan menyebutnya Yang Esa."
- ^ Slingerland (2007), hlm. 7
- ^ Tierney, John (2014-12-15). "Renungan tentang Seni untuk Tidak Berusaha". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2019-12-07.
- ^ Slingerland (2007), hlm. 6
- ^ Slingerland (2007), hlm. 39, 40.
- ^ Slingerland (2007), hlm. 43; Creel (1970), hlmn. 59, 78.
- ^ Ivanhoe, Philip J.; Van Norden, Bryan W. (2005). Readings in Classical Chinese Philosophy (Edisi 2nd). Indianapolis: Hackett Publishing Company. hlm. 2. ISBN 0-87220-781-1. OCLC 60826646.
Pranala luar
- "Taoism – The Wu-Wei Principle" by Ted Kardash. Jade Dragon Online, June 1998.
- "Wei-wu-wei: Nondual action" by David Loy. Philosophy East and West, Vol. 35, No. 1 (January 1985) pp. 73–87. JSTOR 1398682.
- "Wu-Wei in Europe. A Study of Eurasian Economic Thought" by Christian Gerlach. London School of Economics 2005.
- "Wú wéi translations and usages in Buddhism"—Digital Dictionary of Buddhism
- wu wei (WuWei) Calligraphy Scrolls from the Dao de Jing
- Daoism.net—The Entire Philosophy of Laozi's Daodejing Explained in Common Sense
- Laozi, Libertarianism & Wu-wei(Non-interference) Analysis老子的无为详解
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.