Duplekser


Duplekser atau Duplexer adalah perangkat elektronik yang memungkinkan komunikasi dua arah (dupleks) melalui satu jalur. Dalam sistem komunikasi radar dan radio, duplekser mengisolasi penerima dari pemancar sekaligus memungkinkan keduanya berbagi antena yang sama. Sebagian besar sistem pengulang radio dilengkapi duplekser. Duplekser dapat didasarkan pada frekuensi (seringkali berupa filter pandu gelombang), polarisasi (seperti transduser ortomode), atau pengaturan waktu (seperti yang umum pada radar).[1]

TR duplex switching
Filter antena rak komersial 19"
Isolasi tipikal >75 dB
Insertion Loss tipikal <1,0 dB

Duplekser dalam Sistem Radar

Circulator-symbol-CCW.
Duplexer VHF
Panasonic EB-G500

Sebagian besar sistem komunikasi nirkabel menggunakan satu antena untuk transmisi dan penerimaan. Dalam sistem radar, hal ini dicapai dengan menggunakan duplekser. Duplekser berfungsi sebagai sakelar, yang menghubungkan pemancar ke antena selama transmisi dan penerima ke antena selama penerimaan.

Yang terpenting, duplekser mengisolasi penerima selama transmisi untuk mencegah kerusakan pada komponen-komponen sensitifnya. Demikian pula, selama penerimaan, duplekser mengisolasi pemancar untuk mencegah pulsa elektromagnetik berdaya tinggi membebani penerima.

Pada hakikatnya, duplekser berfungsi sebagai sakelar SPDT (Single-Pole Double-Throw) yang bergerak cepat dan mandiri atau sakelar Transmisi/Penerimaan (T/R), yang memungkinkan satu antena dibagi antara pemancar dan penerima dengan mengisolasi keduanya.

Aliran sinyal dalam sistem radar, baik selama transmisi maupun penerimaan, adalah sebagai berikut:

  • (Jalur Transmisi): Pemancar → Duplekser → Antena → Gelombang Frekuensi Radio → Target
  • (Jalur Penerimaan): Tampilan ⟵ Penerima ⟵ Duplekser ⟵ Antena ⟵ Gema ⟵ Target

Cara Kerja Duplexer

Sistem radar beroperasi dengan memancarkan pulsa pendek energi elektromagnetik (EM), biasanya dalam rentang frekuensi radio, dan kemudian mendengarkan gema balasan dari target atau objek yang diinginkan. Duplekser memfasilitasi peralihan cepat antara mode transmisi dan penerimaan. Sangat penting bahwa duplekser mencegah sistem radar merusak komponen penerimanya yang sensitif selama transmisi.

  • Mode Transmisi: Sistem radar menghasilkan pulsa energi elektromagnetik berkekuatan tinggi, yang diarahkan ke antena untuk transmisi. Selama fase ini, duplekser menghubungkan pemancar ke antena sambil memutus sambungan penerima. Antena memancarkan energi ke udara sebagai pulsa radar.
  • Mode Terima: Setelah mengirimkan pulsa, sistem radar perlu segera beralih ke mode terima untuk mendengarkan gema. Duplekser kemudian menghubungkan penerima ke antena sambil memutus sambungan pemancar. Hal ini penting karena pulsa yang dikirimkan cukup kuat dan dapat membebani penerima yang sensitif beserta komponen-komponennya (misalnya, Penguat Derau Rendah - LNA) jika terpapar langsung dengan energi yang ditransmisikan.
  • Fungsi Duplekser: Memungkinkan satu antena terhubung ke pemancar dan penerima, tetapi tidak secara bersamaan. Pada dasarnya, antena ini berfungsi sebagai sakelar.
  • Isolasi: Fitur utama duplekser adalah menyediakan isolasi yang cukup antara pemancar dan penerima setiap saat.
  • Pengalihan/Pengaturan Waktu: Duplekser beroperasi dengan pengaturan waktu yang presisi, beralih dengan cepat antara mode transmisi dan penerimaan, seringkali dalam hitungan mikrodetik. Hal ini memungkinkan sistem radar untuk bergantian secara efisien antara mengirimkan pulsa dan mendengarkan gema.

Jenis Duplekser

Ada tiga jenis utama duplekser radar:

  • Duplekser Bercabang
  • Duplekser Seimbang
  • Duplekser Sirkulator

Produsen

Berikut ini adalah daftar produsen Radar Duplexer

  • Amplitronix, CA, Amerika Serikat
  • Anatech Electronics, NJ, Amerika Serikat
  • CERNEX, CA, Amerika Serikat
  • ClearComm Technologies, MD
  • Filter CMT
  • Perusahaan CTS
  • KMW, CA, Amerika Serikat
  • KR Electronics, NJ, AS
  • Teknologi LUXCONN, Korea
  • Maxim Integrated, CA, AS
  • Filter Gelombang Mikro, Italia
  • Murata Electronics, GA
  • Panasonic, NJ
  • RTx Technology Co. Ltd, Korea Selatan
  • Triquint Semiconductor, FL, Amerika Serikat
  • TELSA, Italia

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Rinehart, Ronald E. (1991). Radar for Meteorologists. University of North Dakota. Radar engineers have added the automatic switch (also called a duplexer) in the ... As soon as the transmitter stops sending a signal, the duplexer switches so that the receiver is now connected to the antenna.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.