Kabinet Hatta II
Kabinet Hatta Kedua atau Kabinet Hatta II adalah kabinet kesembilan yang dibentuk di Indonesia. Kabinet ini dibentuk setelah para pemimpin Indonesia, yang ditangkap oleh pasukan Belanda setelah Agresi Militer Belanda II, kembali ke ibu kota Yogyakarta. Kabinet ini bertugas dari tanggal 4 Agustus sampai 14 Desember 1949. Susunan kabinetPergantian anggotaDikarenakan Hatta akan berangkat untuk Konferensi Meja Bundar mulai 6 Agustus 1949, melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 10/A/1949, Menteri Pertahanan Hamengkubuwana IX ditugaskan sebagai pelaksana tugas Perdana Menteri. Hamengkubuwana IX juga bertugas sebagai pelaksana tugas Menteri Luar Negeri selagi Agus Salim tidak dapat melaksanakan tugasnya mulai 21 Oktober. Efektif sejak 1 Desember, dr. Johannes Leimena menggantikan Menteri Kesehatan ad interim dr. Surono, menyisakan hanya dua menteri negara.[4] Pembubaran kabinetKabinet Hatta II dibubarkan setelah adanya perubahan besar dalam sistem politik Indonesia, dengan dibentuknya Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai bagian dari hasil Konferensi Meja Bundar. Dengan diimplementasikannya Konstitusi Republik Indonesia Serikat pada tanggal 20 Desember, Kabinet Hatta II secara otomatis dibubarkan dan digantikan oleh Kabinet Republik Indonesia Serikat, yang dipimpin kembali oleh Hatta.[5] Catatan
Referensi
Pranala luar
|