Kalsium iodat

Kalsium iodat
Nama
Nama IUPAC
Kalsium diiodat
Nama lain
Lautarit
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/Ca.2HIO3/c;2*2-1(3)4/h;2*(H,2,3,4)/q+2;;/p-2 checkY
    Key: UHWJJLGTKIWIJO-UHFFFAOYSA-L checkY
  • InChI=1/Ca.2HIO3/c;2*2-1(3)4/h;2*(H,2,3,4)/q+2;;/p-2
    Key: UHWJJLGTKIWIJO-NUQVWONBAT
  • [Ca+2].[O-]I(=O)=O.[O-]I(=O)=O
Sifat
Ca(IO3)2
Massa molar 389,88 g/mol (anhidrat)
407,90 g/mol (monohidrat)
Penampilan padatan putih
Densitas 4,519 g/cm3 (monohidrat)
Titik lebur 540 °C (1.004 °F; 813 K) (monohidrat)
Titik didih terdekomposisi
0,09 g/100 mL (0 °C)
0,24 g/100 mL (20 °C)
0,67 g/100 mL (90 °C)
Hasil kali kelarutan, Ksp 6,47×10−6
Kelarutan larut dalam asam nitrat
tak larut dalam alkohol
−101,4·10−6 cm3/mol
Struktur
monoklinik (anhidrat)
kubik (monohidrat)
ortorombik (heksahidrat)
Bahaya
Titik nyala Tak mudah terbakar
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Kalsium iodat adalah senyawa anorganik dengan rumus Ca(IO3)2(H2O)x, dengan x = 0 atau 1. Keduanya merupakan garam tak berwarna yang muncul masing-masing sebagai mineral lautarit dan brugenit. Bentuk mineral ketiga dari kalsium iodat adalah dietzeit, suatu garam yang mengandung kromat dengan rumus Ca2(IO3)2CrO4.[1] Mineral-mineral ini adalah senyawa yang paling umum mengandung iodat.

Produksi dan kegunaan

Lautarit, yang digambarkan sebagai sumber mineral iodin yang paling penting, ditambang di Gurun Atacama.[1] Pengolahan bijih ini memerlukan reduksi ekstrak berairnya dengan natrium bisulfit untuk menghasilkan natrium iodida. Reaksi komproporsionasi ini merupakan sumber utama dari natrium iodida.[1]

Kalsium iodat dapat diproduksi melalui oksidasi anodik kalsium iodida atau dengan mengalirkan klorin ke dalam larutan kapur panas yang mana iodin telah dilarutkan di dalamnya.

Kalsium iodat digunakan sebagai suplemen iodin dalam pakan ayam,[1] meskipun etilenadiamina dihidroiodida (EDDI) merupakan sumber iodin nutrisi yang lebih umum.

Referensi

  1. ^ a b c d Lyday, Phyllis A.; Kaiho, Tatsuo (2005), "Iodine and Iodine Compounds", Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, Weinheim: Wiley-VCH, hlm. 1–13, doi:10.1002/14356007.a14_381.pub2

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.