Prasasti Kinewu
Prasasti Kinewu menyebutkan bahwa pada tanggal 12 Sulakpaksa (paroterang) bulan margasina tahun 829 Saka (12 November 907 M). Sri Maharaja Rake Watu Kura Dyah Balitung Sri Iswara Kesawa Samarotungga memberikan anugrah kepada ratna (kepala desa) di Desa Kinwu berupa pembebasan pajak, karena ada keluhan dari mereka, sehingga tidak sanggup lagi menggarap sawah. Mereka diwajibkan menyerahkan katik 28 orang dan gawai 8 masa.
Mereka punya sawah luasnya 6 lamwit dan 3 tampah. Mereka lalu menghadap penguasa wilayah Randaman, Rakryan i Raņdaman pu Wama, untuk mohon izin meninjau kembali penetapan pajak atas sawah mereka.
Untuk mengajukan permohonan, para rama harus mengeluarkan biaya sebanyak 3 ķati (2,4 kg) dan 1 suwarna emas, seekor kerbau, masuya (?), 1 suwarna, 2 suwarna emas lagi yang diberikan kepada para juru semua. Sayangnya, sebelum memberi izin kepada para rama, Rakryan i Raņdaman keburu meninggal.
Maka para rama pun berencana menghadap raja Rakai Watukura Dyah Balitung. Mereka lalu diantar oleh pratyaya dari daerah Randaman, yaitu Rake Hamparan dan Pu Batabwan dan San Dumba. Mereka pun menyampaikan permohonan peninjauan kembali penetapan pajak kepada raja lewat perantara seorang pejabat Samgat Momahumah i Mamrata pu Uttara.
Untuk permohonan kali ini para pejabat Desa Kinewu harus menyerahkan uang emas sebanyak 5 kati (4 kg) kepada raja dan lima orang rakryan, yaitu Rakryan i Wunkaltihan, Rakryan i Wka, Rakryan i Sorikan, Rakryan i Kalunwarak, dan Pamgat Tiruranu.
Sang raja mengabulkan permohonan mereka. Keluarlah keputusan Raja Balitung yang menetapkan para rama di Kinewu mempunyai sawah 6 lamwit dan harus menyerahkan jumlah pajak yang telah dikurangi, yaitu katik 12 orang dan gawai 6 masa.
Adapun keputusan itu disaksikan oleh para panuran in kabandharyan.[1]
Alih Aksara
1. Swasti cakawarsatïta 829 margasiramasa tithi dwa
2. daḉi ḉuklapaksa ha wa cu wara bharanïnaksatra siddhayoga yamadewata
3.tatkala nikanang rama i kinwu watak randaman inanugrahan de ḉri maharaja
3. Wakutura dyah ba ( ) itung ḉrï iḉwara kecawasamarottungga mwang mahamantri ḉrï dakso
4. ttama wajrabahu pratipaksaksaya sambandhanyanninanugrahan müla sawah katajyanan kmi
5. takannikanang rama lamwii 6 tampah 3 kadik 28 gawai 8 kunang sangkari durbbalanikanang rama
6. i kinwu tan wnang umijillakan drabyahaji nikang samangkana jarïya manambah i rakryan ni randaman pu
7. wama mamalaku manglébiha sawah tlas wyayanya tumama mas pagëh ka 3 su 1 ha
8. dangan 1 masuya su 1 maparah i sang juru mas su 2 kinabaihannira
9. pjah pwa rakryan ni randaman lumah i
10. tambla tapwan linapih sawah nikang rama jarïya mangabarat manamakan ya mas ka 5 i ḉri maharaja mwang ra
Referensi
- ^ Andrik Akira (2016-07-25). "Prasasti Kinewu". My Story and History. Diakses tanggal 2021-12-30.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.