Stasiun Walikukun

Stasiun Walikukun
Kereta Api Indonesia Kereta Api Indonesia#Kereta api bandara
AS07

Stasiun Walikukun, 2025
Lokasi
Koordinat7°24′3″S 111°13′16″E / 7.40083°S 111.22111°E / -7.40083; 111.22111
Ketinggian+74 m
Operator
Letak
Jumlah peron3 (1 peron sisi sedang dan 2 peron pulau sangat rendah)
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
LayananLintas selatan Jawa: Sri Tanjung, Pasundan (reguler & tambahan), dan Kahuripan
Lintas tengah Jawa: Madiun Jaya, Brantas (reguler & tambahan), Jayakarta, Gaya Baru Malam Selatan, Singasari, Majapahit, dan Matarmaja Kereta bandara: Lin BIAS
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Gaya arsitekturArt Deco
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiII[2]
Sejarah
Dibuka24 Mei 1884
Perusahaan awalStaatsspoorwegen
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo PT KAI Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Sragen KA BIAS
Bandara Adi Soemarmo–Madiun, p.p.
Ngawi
menuju Madiun
KA BIAS
Bandara Adi Soemarmo–Madiun–Caruban, p.p.
Ngawi
menuju Caruban
Fasilitas dan teknis
FasilitasMusala Toilet Wastafel Pemesanan langsung di loket Cetak tiket mandiri Isi baterai Parkir Ruang/area tunggu Tempat naik/turun Pos kesehatan Ruang menyusui 
Jenis persinyalan
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Walikukun (WK) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Walikukun, Widodaren, Ngawi, dan berada dalam pengelolaan Kereta Api Indonesia Daerah Operasi VII Madiun. Stasiun yang terletak pada ketinggian +74 m ini merupakan stasiun paling barat di Kabupaten Ngawi dan Jawa Timur bagian Barat.

Bangunan dan tata letak

Stasiun Walikukun awalnya menggunakan bangunan lama di sisi utara jalur rel serta memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 yang lama merupakan sepur lurus dan satu sepur badug lama yang terletak tepat di sebelah timur bangunan stasiun.

Setelah jalur ganda ruas GenengKedungbanteng dioperasikan sejak 30 November 2019,[3] jumlah jalur bertambah menjadi empat. Jalur 2 yang baru dijadikan sepur lurus arah Surabaya, serta jalur 3 yang baru dijadikan sepur lurus arah Surakarta. Namun, peron baru hanya dibangun pada jalur 1, sedangkan peron pada jalur 3 dan 4 dibiarkan berupa peron yang lebih rendah dari rel, yang dulunya merupakan bagian dari bangunan lama. Selain itu, sama sekali tidak terdapat kanopi pada emplasemen. Kedua kondisi tersebut menyebabkan penumpang mengalami kesulitan dan ketidaknyamanan saat akan naik ke atau turun dari kereta api sehingga beberapa kereta api dari arah Madiun menuju Solo Balapan harus berhenti di jalur 1 guna memudahkan naik turun penumpang maupun saat penyusulan. Stasiun Walikukun ini melayani naik turun penumpang kereta api khusus wilayah Ngawi bagian barat (termasuk Mantingan, Widodaren dan sekitarnya) karena lokasinya cukup jauh dari ibukota kabupaten, yaitu Ngawi.

G Bangunan utama stasiun
Peron sisi
Jalur 1 Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota
(Ngawi)      KA BIAS, tujuan Madiun/Caruban
Jalur 2 Sepur lurus arah Wonokromo
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah timur
Peron pulau
Jalur 3 Sepur lurus arah Solo Balapan
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah barat
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah barat
     KA BIAS, tujuan Bandara Adi Soemarmo (Sragen)
Peron pulau
Jalur 4 Sepur belok
Bangunan lama Stasiun Walikukun yang telah dirobohkan, 2015

Stasiun ini dibangun ulang seluruhnya oleh Balai Teknik Perkeretaapian Surabaya (dahulu BTP Jatim) Direktorat Jenderal Perkeretaapian sebagai paket dalam proyek Jalur Ganda Madiun-Kedungbanteng yang beroperasi pada 2019.

Saat pembangunan jalur ganda, diagram lintasan stasiun mengalami perombakan, yaitu dengan membongkar jalur 2 yang lama, menambahkan satu jalur belok baru di sisi selatan bangunan lama stasiun sebagai jalur 1 yang baru, mengubah jalur 1 yang lama menjadi jalur 3 yang baru, serta mengubah jalur 3 yang lama menjadi jalur 2 yang baru.

Bangunan lama stasiun beserta gudang peninggalan Djawatan Kereta Api RI telah dirobohkan karena terkena dampak pembangunan jalur 4 yang juga merupakan jalur belok baru di bekas sepur badug tersebut sehingga digantikan dengan bangunan baru yang lebih besar di sisi selatan jalur rel. Kemudian, sistem persinyalan diubah dari sistem mekanik menjadi sistem elektrik.[4]

Layanan kereta api

Stasiun Walikukun mulai melayani kereta api Bandara Adi Soemarmo relasi MadiunBandar Udara Adi Soemarmo pada 2 November 2024.[5]

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 17 Agustus 2025.[6]

Antarkota

Lintas selatan Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Sri Tanjung Ekonomi Lempuyangan Ketapang Via Surabaya KotaJember
Pasundan (reguler & tambahan) Kiaracondong Surabaya Gubeng Via TasikmalayaLempuyangan
Kahuripan Blitar
Lintas tengah Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Madiun Jaya Eksekutif Pasar Senen Madiun Via CirebonPurwokerto
Ekonomi Premium
Brantas (reguler & tambahan) Eksekutif Blitar Via Semarang TawangSolo Jebres
Ekonomi
Gaya Baru Malam Selatan Eksekutif Surabaya Gubeng Via Cirebon PrujakanPurwokerto
Ekonomi
Singasari Eksekutif Blitar Via CirebonPurwokerto
Ekonomi
Ekonomi
Jayakarta Ekonomi Premium Pasar Senen Surabaya Gubeng Via CirebonPurwokerto
Matarmaja Ekonomi Malang Via Semarang PoncolSolo Jebres
Majapahit Via Semarang TawangSolo Jebres

Kereta bandara

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
AS Lin BIAS Madiun Bandara Adi Soemarmo Tiga perjalanan pulang pergi
Caruban Dua perjalanan pulang pergi

Insiden

Pada tanggal 6 April 2018, pukul 18.25 WIB di km 215+8 jalur kereta api Solo Balapan–Wonokromo, 5 km sebelah barat dari Stasiun Walikukun terjadi kecelakaan kereta api Sancaka. Insiden ini menyebabkan terganggunya jalur lintas selatan selama hampir 2 hari. Dapat disimpulkan bahwa kejadian ini terjadi akibat tidak adanya koordinasi antara pemilik proyek, penanggung jawab proyek serta pihak transportir terkait Standar Operasional Prosedur secara tertulis di area proyek.

Galeri

Referensi

  1. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ^ Agus, Rustam. Azka, Rinaldi Mohammad (ed.). "Jalur Ganda KA Jombang-Solo 180 Km Mulai Dipakai". Bisnis.com. Diakses tanggal 2019-11-30.
  4. ^ "Kemenhub Bangun Tiga Stasiun Kereta Api". Jawa Pos. 26 September 2017.
  5. ^ Lie, Timothy (2 November 2024). "KA Bandara Solo Kini Hadir di Madiun! Simak Jadwal, Rute, dan Harga Tiketnya". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 2 November 2024.
  6. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Pranala luar

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kedungbanteng Solo Balapan–Wonokromo Kedunggalar
menuju Wonokromo

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.