Jalan Tol Semarang–Solo

Jalan Tol Semarang–Solo
View of Mount Merbabu from Salatiga Toll Gate.jpg
Pemandangan Gunung Merbabu di Gerbang Tol Salatiga
Informasi rute
Bagian dari AH 2
Jalan Tol Trans-Jawa
Dikelola oleh PT Trans Marga Jateng (Jasa Marga)
Panjang72,64 km (45,14 mi)
BerdiriSejak Januari 12, 2009; 17 tahun lalu (2009-01-12)
Persimpangan besar
DariTol Semarang Jalan Tol Semarang
Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Bawen-Yogyakarta
Persimpangan besarSimpang Susun Tembalang
Ramp Banyumanik
Simpang Susun Ungaran
Simpang Susun Bawen
Junction Bawen
Simpang Susun Salatiga
Simpang Susun Boyolali
Junction Kartasura
KeTol Solo–Ngawi Jalan Tol Solo–Ngawi
Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo
Lokasi
NegaraIndonesia
KotaKota Semarang, Semarang, Salatiga, Boyolali, Kartasura
Sistem jalan
Gerbang Tol Banyumanik
Pemandangan Jalan Tol Semarang-Solo di Persimpangan Ungaran

Jalan Tol Semarang–Solo adalah jalan tol di provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Jalan Tol Semarang–Solo menghubungkan Kota Semarang dengan Surakarta serta melewati 4 kabupaten/kota, yaitu Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kabupaten Boyolali berada di kawasan megapolitan Joglosemar.

Sejarah

Tol ini mulai dibangun 1 Maret 2009 oleh Jasa Marga dengan total lintasan sepanjang 72,64 km.[1] Tol ini berada di pegunungan sehingga jalannya naik-turun dan juga mempunyai banyak jembatan yang panjang dan tinggi. Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan Tol Semarang Jalan Tol Semarang dengan Tol Solo-Ngawi Jalan Tol Solo-Ngawi.

Seksi

Tol ini terbagi menjadi lima seksi:[2]

No Seksi Panjang Stat
1 Seksi 1 (Tembalang - Ungaran) Nasional 20 di {{Rute/Kode daerah 16.3 km Beroperasi
2 Seksi 2 (Ungaran - Bawen) Nasional 20 di {{Rute/Kode daerah 11.3 km Beroperasi
3 Seksi 3 (Bawen - Salatiga) Nasional 20 di {{Rute/Kode daerah 17.6 km Beroperasi
4 Seksi 4 (Salatiga - Boyolali) Nasional 20 di {{Rute/Kode daerah 22.4 km Beroperasi
5 Seksi 5 (Boyolali - Kartasura)Nasional 20 di {{Rute/Kode daerah 11.1 km Beroperasi

Pembangunan Tol Jalan Tol Semarang–Solo membutuhkan biaya investasi sebesar 6,1 triliun rupiah, biaya konstruksi 2,4 triliun rupiah, dan biaya pengadaan tanah 800 miliar rupiah.[3] Konstruksi tol seksi I Semarang (Tembalang)-Ungaran dimulai pada awal tahun 2009. Seksi I (Semarang-Ungaran) telah beroperasi sejak 11 November 2011, sedangkan untuk seksi II Ungaran-Bawen sudah beroperasi sejak 4 April 2014. Untuk Seksi III Bawen-Salatiga sudah beroperasi sejak 25 September 2017, sedangkan seksi IV Salatiga-Boyolali dan seksi V Boyolali-Kartasura sudah beroperasi sejak 20 Desember 2018.[4]

Jembatan Tol

SEKSI I (Tembalang-Ungaran)

  • Jembatan Banyumanik 1 (170 m)
  • Jembatan Banyumanik 2 (384 m)
  • Jembatan Gedawang (470 m)
  • Jembatan Susukan (470 m)
  • Jembatan Penggaron (400 m)

SEKSI II (Ungaran-Bawen)

  • Jembatan Tinalun (335 m)
  • Jembatan Lemah Ireng I (879 m)
  • Jembatan Lemah Ireng II (300 m)

SEKSI III (Bawen-Salatiga)

  • Jembatan Tuntang (330 m)
  • Jembatan Senjoyo (170 m)

SEKSI IV (Salatiga-Boyolali)

  • Jembatan Kenteng dan Serang (493 m)
  • Jembatan Cemoro (200 m)
  • Jembatan Butak (163 m)
  • Jembatan Cengger 1 (337 m)
  • Jembatan Cengger 2 (130 m)
  • Jembatan Pepe (111 m)
  • Jembatan Bendo (44 m)
  • Jembatan Kiringan (37 m)
  • Jembatan Putih 1 (122 m)
  • Jembatan Putih 2 (73 m)
  • Jembatan Akses Road Putih (120 m)

SEKSI V (Boyolali-Kartasura)

  • Jembatan Grenjeng (73 m)
  • Jembatan Putih (81 m)
  • Jembatan Pleret (42 m)
  • Jembatan Pepe (89 m)

Rest area

Jalan tol Semarang-Solo mempunyai beberapa tempat istirahat. Ada 7 tempat istirahat yaitu:

Lokasi (KM) Arah Tipe Parkir SPBU Masjid/Musholla Restoran Toilet Bengkel Keterangan
429A Selatan A
429B Utara C Fungsional
439A Selatan A
444B Utara A
456A Selatan B
456B Utara A
487A Timur B
487B Barat B

Gerbang Tol

semua bagian jalan tol ini terletak di Jawa Tengah.

Kabupaten Lokasi km Keluar Nama Destinasi Nota
Kota Semarang Tembalang 419
(433)
Simpang Susun Tembalang Tol Semarang Jalan Tol Semarang Seksi B – Simpang Lima, Pelabuhan Tanjung Emas, Bandara Internasional Ahmad Yani
Banyumanik Gerbang Tol Banyumanik
420
(434)
Ramp Banyumanik Banyumanik, Tembalang, Universitas Diponegoro Masuk ke/keluar dari arah Solo/Surabaya
Kabupaten Semarang Ungaran Timur 430
(444)
Gerbang Tol Ungaran Nasional 20 di {{Rute/Kode daerah – Ungaran, Gunungpati, Bandungan
Bawen 442
(456)
Gerbang Tol Bawen Bawen, Ambarawa, Magelang
Kauman Kidul TBA Gerbang Tol Patimura TBA Dalam pembangunan
Tengaran 459
(473)
Gerbang Tol Salatiga Nasional 20 di {{Rute/Kode daerah – Salatiga, Suruh, Tingkir
Boyolali Mojosongo 482
(496)
Gerbang Tol Boyolali Nasional 20 di {{Rute/Kode daerah – Mojosongo, Boyolali, Jatinom
Karanganyar Colomadu 493
(507)
Gerbang Tol Colomadu Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo – Kartasura, Klaten, Yogyakarta
Boyolali Banyudono Menuju ke Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Solo–Kertosono

Tarif (Rp)

Berlaku Sejak 19 Agustus 2021 Pukul 00.00
Gerbang Asal Gerbang Tujuan Golongan
I II III IV V
Banyumanik Ungaran 8.500 13.000 13.000 17.000 17.000
Bawen 18.000 26.500 26.500 35.500 35.500
Salatiga 38.000 57.000 57.000 76.000 76.000
Boyolali 65.000 98.000 98.000 130.500 130.500
Colomadu* 76.000 113.500 113.500 151.500 151.500
Ungaran Banyumanik Ke Jl. Tirto Agung 8.500 11.000 11.000 17.000 17.000
Ke Jalan Tol Semarang** 14.000 19.000 19.000 27.500 27.500
Bawen 9.500 14.000 14.000 18.500 18.500
Salatiga 29.500 44.500 44.500 59.000 59.000
Boyolali 56.500 85.000 85.000 113.500 113.500
Colomadu* 67.500 100.500 100.500 134.500 134.500
Bawen Banyumanik Ke Jl. Tirto Agung 18.000 26.500 26.500 35.500 35.500
Ke Jalan Tol Semarang** 23.500 34.500 34.500 45.500 45.500
Ungaran 9.500 14.000 14.000 18.500 18.500
Salatiga 20.000 30.500 30.500 40.500 40.500
Boyolali 47.500 71.000 71.000 95.000 95.000
Colomadu* 58.000 86.500 86.500 116.000 116.000
Salatiga Banyumanik Ke Jl. Tirto Agung 38.000 57.000 57.000 76.000 76.000
Ke Jalan Tol Semarang** 43.500 65.000 65.000 86.500 86.500
Ungaran 29.500 44.500 44.500 59.000 59.000
Bawen 20.000 30.500 30.500 40.500 40.500
Boyolali 27.000 41.000 41.000 54.500 54.500
Colomadu* 38.000 56.500 56.500 77.500 77.500
Boyolali Banyumanik Ke Jl. Tirto Agung 65.000 98.000 98.000 130.500 130.500
Ke Jalan Tol Semarang** 70.500 106.000 106.000 141.000 141.000
Ungaran 56.500 85.000 85.000 113.500 113.500
Bawen 47.500 71.000 71.000 95.000 95.000
Salatiga 23.500 41.000 41.000 54.500 54.500
Colomadu* 10.500 15.500 15.500 21.000 21.000
Colomadu* Banyumanik Ke Jl. Tirto Agung 76.000 113.500 113.500 134.500 134.500
Ke Jalan Tol Semarang** 81.500 121.500 121.500 145.000 145.000
Ungaran 67.500 100.500 100.500 134.500 134.500
Bawen 58.000 86.500 86.500 116.000 116.000
Salatiga 38.000 56.500 56.500 75.500 75.500
Boyolali 10.500 15.500 15.500 21.000 21.000
Catatan:
*Tarif ditambahkan Rp.1000 untuk golongan I-III dan Rp1500 untuk golongan VI dan V oleh PT. Jasamarga Solo Ngawi
**Tarif telah ditambahkan tarif Jalan Tol Semarang

Rencana

Pembangunan ini mendapat sambutan baik dari Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo. Dia merasakan bahwa dengan adanya kedua jalan tol tersebut akan membantu kesuksesan pembangunan proyek jalan tol Semarang-Solo sebagai program pengembangan jaringan jalan di Jawa Tengah. Semarang sebagai ibu kota provinsi memiliki peran besar untuk mendorong kegiatan perekonomian daerah, di mana jalan tol ini akan memperkuat transportasi darat, khususnya akses jalan Semarang menuju Jogjakarta dan Solo, ataupun sebaliknya.[5] Sementara itu, pemerintah Kota Salatiga meminta simpang susun (interchange) tol Semarang-Solo di sekitar pusat kota untuk mengantisipasi kemungkinan Salatiga menjadi kota mati akibat realisasi tol ini.[6]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Maulidin, Ade (14 Juli 2012). "PT Trans marga Jateng". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-09-08. Diakses tanggal 2013-09-09. ;
  2. ^ "Tol Semarang-Solo". Departemen Pekerjaan Umum. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-03-01. Diakses tanggal 2009-11-04. ;
  3. ^ "Konstruksi Tol Semarang-Solo Dimulai". INILAH.COM. 31 Januari 2009.
  4. ^ http://www.bisnis.com/articles/seksi-i-ruas-semarang-solo-siap-diresmikan[pranala nonaktif permanen]
  5. ^ "Jalan Tol Ungaran Bawen Mulai Konstruksi". 1 agustus 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-09-07. Diakses tanggal 2013-09-09. ; ;
  6. ^ "Jalan tol Solo-Semarang, Salatiga ngotot meminta interchange di pusat kota". Solopos. 23 Juli 2009. [pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

Ruas sebelumnya:
Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Semarang
Jalan Tol Trans Jawa
Semarang–Surakarta–Surabaya
Ruas selanjutnya:
Ikon jalan tol di Indonesia Jalan Tol Solo-Ngawi

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.