Stasiun Klaten

Stasiun Klaten
Kereta Api Indonesia KAI Commuter
Y06JS02

Stasiun Klaten, pasca-revitalisasi tahun 2024
Lokasi
Koordinat7°42′52″S 110°36′14″E / 7.71444°S 110.60389°E / -7.71444; 110.60389
Ketinggian+151 m
Operator
Otoritas transportasiDirektorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda (hanya untuk layanan kereta api komuter Commuter Line)
Letak
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama tinggi)
Jumlah jalur6 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
LayananKereta api penumpang
Lintas selatan Jawa
Aglomerasi

Kereta api barang
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiI[2]
Sejarah
Dibuka9 Juli 1871
Nama sebelumnyaStation Klatten
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo PT KAI Antar Kota Stasiun berikutnya
Purwosari Lintas Selatan Jawa Lempuyangan
Stasiun sebelumnya Logo PT KAI Aglomerasi Stasiun berikutnya
Solo Balapan
berlawanan arah jarum jam
Joglosemarkerto Lempuyangan
searah jarum jam
Stasiun sebelumnya Stasiun berikutnya
Srowot
menuju Yogyakarta
Commuter Line Yogyakarta
Yogyakarta–Palur, p.p.
Ceper
menuju Palur
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Mesin tiket Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Pusat informasi Musala Toilet Pertokoan/area komersial Ruang menyusui Pos kesehatan Isi baterai Area merokok Air minum 
Jenis persinyalan
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Klaten (KT) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Tonggalan, Klaten Tengah, Klaten pada ketinggian +151 meter, termasuk dalam pengelolaan Daerah Operasi VI Yogyakarta dan KAI Commuter. Stasiun ini berada di samping jalan lingkar luar Klaten (kota) dan Terminal Ir. Soekarno, tetapi tidak terintegrasi secara langsung.

Bangunan dan tata letak

Foto bangunan generasi pertama Stasiun Klaten
Bangunan generasi pertama Stasiun Klaten
Tampak depan Stasiun Klaten generasi kedua yang lebih besar dibandingkan generasi pertama
Tampak depan Stasiun Klaten generasi kedua

Stasiun Klaten memiliki enam jalur kereta api. Pada awalnya jalur 1 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda ruas SrowotKetandan dioperasikan pada tahun 2001 dan ruas BrambananDelanggu pada tanggal 15 Desember 2003, jalur 1 merupakan sepur lurus arah Yogyakarta dan jalur 2 merupakan sepur lurus arah Solo Balapan.[3][4] Namun, terdapat lintasan rel yang menikung dari arah Yogyakarta saat mendekati jalur 2 karena terdapat peninggalan peron stasiun pada masa NIS yang cukup lebar. Jalur 5 dan 6 yang mengarah ke gudang sudah diperbaiki dan digunakan kembali supaya dapat menampung kereta api yang sedang parkir.

Y06JS02

G Bangunan utama stasiun
P

Lantai peron

Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan
Jalur 1 Sepur lurus arah Yogyakarta
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah barat
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota dan aglomerasi ke arah barat
(Srowot)      Commuter Line Yogyakarta, tujuan Yogyakarta
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kiri
Jalur 2 Sepur lurus arah Solo Balapan
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah timur
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota dan aglomerasi ke arah timur
     Commuter Line Yogyakarta, tujuan Palur (Ceper)
Peron pulau
Jalur 3 Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota dan aglomerasi
(Srowot)      Commuter Line Yogyakarta, tujuan Yogyakarta dan Palur (Ceper)
Jalur 4 Jalur stabling KRL
Jalur 5 Jalur stabling KRL
Jalur 6 Jalur stabling KRL

Untuk mendukung pengoperasian jalur ganda, sistem persinyalan mekanik di stasiun ini diganti dengan sistem persinyalan elektrik buatan Len Industri yang sudah dipasang sejak tahun 2013 dan baru dioperasikan mulai 12 Februari 2019.[5][6]

Terkait dengan pembangunan KRL Yogyakarta–Solo, stasiun ini menjadi titik awal pemancangan tiang listrik aliran atas.[7]

Per 2024, peron pulau di stasiun ini sudah diperpanjang dan dibangun kanopi tambahan sehingga dapat mengakomodasi kereta api penumpang dengan rangkaian panjang.

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 11 Maret 2026.[8]

Penumpang

Antarkota

Lintas selatan Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Sancaka Eksekutif Yogyakarta Surabaya Gubeng Jadwal malam hanya beroperasi pada hari Jumat–Minggu dan hari libur nasional
Ekonomi Premium
Lodaya (reguler & tambahan) Eksekutif Bandung Solo Balapan Via TasikmalayaKroya
Ekonomi/Ekonomi Premium
Malabar Eksekutif Malang Hanya perjalanan kereta api menuju Malang
Ekonomi Premium
Wijayakusuma Eksekutif Cilacap Ketapang Via YogyakartaSurabaya Gubeng
Ekonomi Premium
Ekonomi
Sri Tanjung Ekonomi Lempuyangan Ketapang Via Surabaya KotaJember
Pasundan (reguler & tambahan) Kiaracondong Surabaya Gubeng Via TasikmalayaLempuyangan
Kahuripan Blitar
Lintas tengah Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Eksekutif
Argo Lawu Luxury Gambir Solo Balapan Via CirebonPurwokerto
Eksekutif
Argo Dwipangga Luxury
Eksekutif
Manahan Eksekutif
Gajayana Tambahan Priority Malang Via CirebonYogyakarta
Eksekutif
Campuran
Malioboro Ekspres Eksekutif Purwokerto Malang Via YogyakartaBlitar
Ekonomi
Kertanegara Eksekutif
Ekonomi
Fajar dan Senja Utama Solo Eksekutif Pasar Senen Solo Balapan Via CirebonPurwokerto
Ekonomi
Mataram Eksekutif
Ekonomi
Batavia Eksekutif Gambir Via CirebonPurwokerto

Hanya beroperasi pada akhir pekan dan hari libur nasional.

Ekonomi
Sancaka Utara Eksekutif Cilacap Surabaya Pasarturi Via Solo BalapanGambringan
Ekonomi
Bangunkarta Eksekutif Pasar Senen Jombang Via CirebonPurwokerto

Rangkaian kereta api ini bertukar dengan kereta api Singasari.

Ekonomi
Logawa Eksekutif Purwokerto Ketapang Via LempuyanganSurabaya Gubeng
Ekonomi Premium
Ranggajati Eksekutif Cirebon Jember Via PurwokertoSurabaya Gubeng
Ekonomi
Gaya Baru Malam Selatan Eksekutif Pasar Senen Surabaya Gubeng Via Cirebon PrujakanPurwokerto
Ekonomi
Singasari Eksekutif Blitar Via CirebonPurwokerto
Ekonomi
Ekonomi
Bengawan Ekonomi Pasar Senen Purwosari Via Cirebon PrujakanPurwokerto
Jaka Tingkir Solo Balapan
Jayakarta Ekonomi Premium Surabaya Gubeng Via CirebonPurwokerto

Aglomerasi

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
JS Joglosemarkerto Eksekutif-Ekonomi Solo Balapan Semarang Tawang Perjalanan berlawanan arah jarum jam mulai dari pagi hari via Semarang TawangTegalPurwokertoYogyakartaSolo Balapan hingga berakhir di Semarang Tawang pada petang hari.
Solo Balapan Perjalanan searah jarum jam mulai dari pagi hari via YogyakartaPurwokertoTegalSemarang Tawang hingga berakhir di Solo Balapan pada petang hari.

Komuter

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
Y Commuter Line Yogyakarta Yogyakarta Palur

Barang

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
Lintas selatan Jawa
Angkutan logistik ONS Parcel Selatan Bandung Surabaya Kota Via TasikmalayaLempuyangan
Angkutan logistik ONS Parcel Tengah Kampung Bandan Malang Via PurwokertoLempuyangan

Kegiatan bongkar muat dan langsiran hanya dilakukan di Jakarta Gudang

Galeri

Referensi

  1. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ^ "Uji Coba Rel Ganda Yogya-Solo Bikin Bikers Senewen". detikcom. Diakses tanggal 2019-07-08.
  4. ^ "Rel Ganda Yogyakarta-Solo Diresmikan". Tempo.co. 2003-12-15. Diakses tanggal 2019-07-08.
  5. ^ Mohamad, Ardyan (21 Juni 2013). Pratomo, Harwanto Bimo (ed.). "Kalahkan Siemens, BUMN elektronik raup pendapatan Rp 2,3 triliun". Merdeka.com. Merdeka.com. Diakses tanggal 5 Oktober 2017. Saat ini, masih ada pesanan proyek dari Kemenhub untuk menggarap persinyalan kereta di jalur Jogja-Solo, Duri-Tangerang, dan Parung-Maja.
  6. ^ "Len Tandatangani Dua Kontrak dengan Nilai Total Rp 464 Miliar | PT Len Industri (Persero)" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2019-02-12.
  7. ^ Media, Rohmah Ermawati-Solopos Digital (2019-10-16). "Jaringan Listrik KRL Solo–Jogja Dibangun Akhir Tahun 2019". SOLOPOS.com. Diakses tanggal 2020-02-12.
  8. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Pranala luar

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Srowot
menuju Yogyakarta
Semarang–Vorstenlanden
Yogyakarta–Solo Balapan
Ketandan

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.