Jwara

Jwara
Patung Jwara di depan Kuil Gokarneshwor Mahadev di Kathmandu, Nepal.
AfiliasiAsura
Dewa/dewi terkaitSitala, Siwa
Pemujaan
KepercayaanHindu India
DaerahBenggala dan India Utara
Padanan
RomawiFebris

Jwara (Dewanagari: ज्वर; ,IASTJvara,; arti: "demam"), juga disebut Jwarasura (Dewanagari: ज्वरासुर; ,IASTJvarāsura, ज्वरासुर), adalah personifikasi atau perwujudan dari demam, menurut kepercayaan Hindu. Dalam mitologi Hindu, dia menyebarkan demam atas restu dari Dewa Siwa. Dia juga ditunjuk sebagai pengiring—atau kadangkala sebagai pelayan—dari Dewi Sitala, dewi penguasa penyakit.

Legenda

Menurut cerita Hindu, Dewa Siwa tidak diundang menghadiri acara Daksayadnya yang diselenggarakan oleh mertuanya, sehingga Dewi Sati bersedih. Menyaksikan kegalauan istrinya, mata ketiga Siwa mengeluarkan setetes keringat, dan dari situ muncullah makhluk menakutkan yang berkilauan seperti api. Makhluk tersebut bertubuh kerdil, matanya melotot, berkumis hijau, dengan rambut tegak di kepala dan sekujur tubuhnya, seperti gabungan antara elang dengan burung hantu, berkulit gelap dan berbusana merah darah. Dewa Siwa menamakan makhluk itu Jwara, lalu dia menebarkan demam ke seluruh dewa.[2]

Pada suatu ketika, Dewa Wisnu terserang demam yang disebarkan Jwara. Lalu, dengan senjata Cakra Sudarsana, sang dewa menebas tubuh Jwara menjadi tiga potongan. Kemudian Jwara dihidupkan kembali oleh Dewa Brahma. Namun, dari setiap potongan tubuhnya tumbuh bagian tubuh yang baru.[3][4] Maka dari itu Jwara digambarkan dengan tiga kepala, tiga kaki, dan kemampuan untuk berpindah cepat ke segala arah. Dia pun ditunjuk sebagai pelayan dewi penyakit, Sitala.[3]

Referensi

  1. ^ "Story of Jvara". 28 January 2019.
  2. ^ www.wisdomlib.org (2019-01-28). "Story of Jvara". www.wisdomlib.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-09-24.
  3. ^ a b Hawley, John Stratton; Wulff, Donna Marie (1982). The Divine consort: Rādhā and the goddesses of India By John Stratton Hawley, Harvard University. Center for the Study of World Religions. Motilal Banarsidass Publishing House. ISBN 9780895811028.
  4. ^ P. K. Mishra (1999). Studies in Hindu and Buddhist art. Abhinav Publications. ISBN 9788170173687.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.